Kita ketahui bersama, Indonesia ialah negara yang dikelilingi oleh gunung berapi. Dari ratusan gunung berapi itu, masih tidak sedikit yang aktif dan berpotensi meletus. Terutama di Jawa, pulau ini dipadati oleh gunung-gunung yang mengerikan bila meletus.
Gunung Kelud, Semeru dan Merapi ialah misal dari gunung-gunung Jawa yang meletus. Ada satu gunung lagi yang berpotensi meletus. Apa itu? Gunung Slamet. Gunung ini terletak di tengah pulau Jawa. Tepatnya di lima kabupaten di Jawa Tengah, yakni Brebes, banyumas, Purbalinnga, Pemalang dan Tegal.
Ada mitos yang beredar di tengah masyarakat kita. Banyak orang percaya bila gunung Slamet meletus besar, maka akan berpotensi terbentuknya parit atau selat yang membulatkan laut Selatan dan utara. Mitos ini dihubungkan dengan Ramalan Ki Jayabaya (kala itu) yang menuliskan bahwa suatu saat nanti pulau Jawa akan terbelah mejadi dua.
Mari sama-sama kita menyatroni misteri gunung Slamet mulai dari;
1. Sejarah Penamaan Gunung Slamet
Sebagian berpengalaman sejarah menuliskan bahwa nama "Slamet" dipungut dari bahasa Arab dan beberapa lagi berujar bahwa nama ini dipungut dari bahasa Jawa. Perbedaan ini bukanlah masalah besar, sebab kata Slamet bakal tetap bermakna keselamatan, baik saat dipungut dari bahasa Jawa ataupun bahasa Arab.
Gunung Slamet ialah gunung keselamatan karena, meskipun gunung ini aktif, tetapi tidak pernah meletus dalam sekala besar dan membahayakan manusia. Terakhir gunung ini meletus yaitu pada bulan Mei 1999.
2. Misteri Gunung Slamet Jika Meletus Pulau Jawa Terbelah Dua
Menurut kitab ramalan Sri Aji Joyoboyo yang ditulis pada abad 12 menuliskan bilamana gunung Slamet meletus, maka pulau Jawa akan terpecah menjadi dua bagian.
Bukan tanpa perhitungan, bilamana kamu menyimak letak gunung Slamet yang sedang di 5 kabupaten, yaitu kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Tegal dan kabupaten Pemalang, maka gunung Slamet menyusun garis lurus dari unsur selatan ke utara. Jadi, bukan urusan yang mustahil bila sesuatu yang dilafalkan dalam kitab ramalan Sri Aji Joyoboyo tersebut akan terjadi. Kita bercita-cita semoga ramalan tersebut salah.
3. Keberadaan Gerbang Menuju Dunia Ghaib
Kabarnya, di gunung Slamet ada gerbang mengarah ke kerajaan jin yang sedang di jalur pemanjatan Bambangan. Tepatnya, diantara dua pohon besar yang sedang di tengah-tengah jalur pemanjatan Bambangan.
4. Kehadiran Pasar Hantu
Seperti halnya pasar setan dalam misteri gunung Lawu, gunung Slamet pun diandalkan sebagai lokasi kehadiran pasar hantu. Sebuah pasar yang tidak tampak oleh kasat mata dan suaranya kadang tersiar berisik sekali.
Pasalnya, tidak sedikit kalangan pendaki gunung yang menyatakan pernah merasakan hal mengherankan yang merujuk kepada eksistensi pasar hantu di gunung Slamet. Termasuk Bagas.
Saat memanjat gunung Slamet, saya pernah menginjak sebuah pasar, laksana nyata, bahkan saya sempat melakukan pembelian tempe mendoan dan arem-arem. Namun saya kaget ketika teman-teman pendakian menceritakan bahwa saat tersebut saya hilang dan mereka menggali saya sekitar 3 jam. Ujar Bagas, memperingati pengalamnnya saat memanjat gunung Slamet.
5. Misteri Puncak Surono
Surono sendiri ialah nama dari puncak gunung Slamet. Konon, menurut keterangan dari warga sekitar, nama itu dipungut dari nama seseorang yang dulu meninggal di puncak Slamet sebab terjatuh ke jurang. Sebagai penghormatan, bahkan di puncak tersebut ada tugu memoriam Surono. Saya sendiri tidak tahu mengapa mendiang Surono begitu dihormati.
6. Misteri Pos Samarantau
Saat anda mendaki Slamet lewat jalur pemanjatan Bambangan, tidak boleh pernah berfikir untuk menegakkan tenda di pos Samarantau atau pos 4. Kenapa?,
Konon, pos ini paling angker, laksana namanya "Pos Samarantau" yang dengan kata lain "Samar Hantu". Tempat makhluk ghaib yang senang mengganggu insan yang samar-samar serupa perwujudan manusia.
7. Misteri Air Terjun Guci
Ini yang sangat sadis, air terjun Guci adalahobjek wisata populer yang sedang di lereng gunung Slamet yang diandalkan sebagai lokasi bersemayamnya siluman naga Cerek.
Sekaligus, air terjun Guci ini tidak jarang dijadikan lokasi pesugihan dengan mengorbankan nyawa keluarganya sendiri oleh orang-orang yang hendak kaya lewat jalan pintas.
8. Kehadiran Orang Kerdil di Jalur Pendakian Guci
Menurut sejumlah nara sumber, ada cerita yang mengisahkan bahwa dahulu terdapat seorang pendaki gunung Slamet yang tersesat di sana dan tidak dapat kembali turun. Supaya bertahan hidup, pendaki tersebut mengekor tingkah hewan dan memakan dedaunan di sana.
Sangking lamanya bertingkah laksana binatang, dia kehilangan jati dirinya sebagai insan dan wujudnya pulang menjadi manusia kerdil. Konon, insan kerdil ini berlokasi di jalur pemanjatan Guci.
Dia paling takut akan eksistensi manusia, setiap insan datang dia bakal sembunyi masuk dalam rimbunnya hutan.
Demikianlah serentetan misteri gunung Slamet. Menurutmu, apakah misteri-misteri di atas dapat membuatmu percaya?, terserah. Hal terpenting ialah sikap dewasa anda dalam menyikapi suatu misteri dengan beraksi sopan saat memanjat gunung Slamet


Komentar
Posting Komentar